Dengan menggunakan CLODI (cloth diapers/popok kain) berarti Bunda/Mommy tidak mendukung penebangan pohon untuk bahan popok sekali pakai (diposable diapers) & tidak menambah timbunan sampah ke lingkungan kita...coba bayangkan kalo hutan kita menipis & tempat sampah melebar...ingat masa depan anak cucu kita semua...let's go green!
FAKTA LINGKUNGAN (Diambil dari www.motherease.com)
• Air buangan dari pencucian cloth diapers (popok kain) relatif lebih ramah sementara pada proses pembuatan popok sekali pakai: air cucian pulp, kertas, dan plastic mengandung pelarut, endapan, logam berat, polimer yang tidak terurai, dioxin dan furan.
• Meskipun popok kain mengeluarkan polusi udara, polusi udara yang ditimbulkan dari pabrik popok sekali pakai jauh lebih berbahaya.
• Pemutih pulp mengeluarkan dioxin dan furan ke udara juga inkrenasi.
• Pembuatan satu popok sekali pakai menggunakan 37% air lebih banyak daripada cucian rumah tangga.
• Popok sekali pakai nampaknya menghasilkan lebih sedikit sampah karena didalamnya, kotoran manusia dibuang ke tempat sampah. Mencuci popok kain di rumah menggunakan 50-70 galon air per 3 hari. Sebagai perspektif, orang yang dilatih memakai toilet menyiram toilet 5-6 kali sehari dan juga menggunakan 70 galon air per 3 hari.
• Tempat pembuangan sampah tidak memiliki fasilitas untuk mengurai popok sekali pakai.
• Popok-popok tersebut “termumifikasikan” dan tetap dalam bentuk dan volumenya semula. Kotoran manusia mengandung patogen (contohnya, bayi yang telah mendapat vaksin polio akan mengeluarkan virus polio.) Ketika kotoran dibuang dengan popok sekali pakai akan memungkinkan penyebaran (melalui tikus, binatang peliharaan, lalat, atau burung).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment